HTML like box

Warning!Selamat datang di blog DeeJayHan, Tutorial blog Up To Date

Senin, 20 Juni 2016

Kapan aku bisa menukar lelah dengan tawa?

Entah Kapan aku bisa menukar lelah dengan tawa. Kini biarlah perasaan ini aku sendiri yang menyimpannya. Sungguh aku menjadi si frustasi yang tak bertepi.
Setiap kali rasa takutku datang, entah dalam moment apapun itu. Kau selalu hadir dalam fikiranku.

Sakit itu datang lagi....
Kau lebih dari inpus yang menusuk. Aku selalu berharap bisa memutar waktu kembali. Aku masih ingat, dimana kau menjadi si babi buta karena khawatir ketika aku sakit. Namun itu semua hanya buih buih kenangan.

Aku tak apa dengan keadaanku sekarang.
Aku hanya takut...
Aku takut tidak bisa merasakan, apa yang belum pernah aku rasakan, dan sekarang ingin aku rasakan. (Pelukanmu)
Pelukan dari sosok terbaik yang pernah aku kenal.

Harus berapa kali lagi aku katakan?
AKU MENYESAL!!!
Kau adalah sosok seseorang yang pernah aku sia siakan. Dulu, aku menolakmu habis-habisan. Mungkin(dulu) tiap malam kau selalu berdoa agar aku bisa membalas perasaanmu itu. Namun sekarang, ketika aku sudah mempunyai perasaan itu, kau sudah menjadi milik yang lain.

Sungguh demi apapun aku menjadi si bodoh, mengharapkan sesuatu yang  mustahil. Namun asal kau tau. Belum pernah aku mendoakan orang setulus ini, kau adalah orang kedua setelah orang tuaku yang kubawa dalam doa penuh dengan khusyuk.

Aku berdoa, agar memang dia satu satunya wanita yang benar benar kau cari setelah aku. Aku tulus mendoakanmu.

Iya, aku memang harus melupakanmu...
Tapi bagaimana aku bisa melupakanmu, jika kau masih dalam satu lingkaran di kehidupanku?

sekarang biarkan aku menari diatas naungan kenangan atas sikap ter-indah yang pernah kau berikan sekaligus aku sia siakan.

jika bisa ku andaikan, doa dan sabar adalah dua buah mata uang yang harus kugunakan untuk membayar betapa mahalnya harga melupakan.

(Melupakanmu)!!

DARI AKU YANG KUAT NAMUN SEBENARNYA RAPUH

Senin, 13 Juni 2016

penyesalan hanya menambah tiap inci penderitaan

mungkin takdir pintar bermain untuk nasib masing masing dari kita. jika ini kesalahan, rasanya aku tidak ingin menjadi benar. akulah si kesalahan yang fatal itu. aku merasa menjadi wanita terburuk karena telah menyia-nyiakan pria sebaikmu, hanya karena aku pernah dikecewakan masa lalu.

menyesal tidak akan pernah cukup. karena itu hanya menambah tiap inci penderitaan. dan aku tidak ingin inci itu semakin bertumbuh, sehingga aku tidak bisa melupakannya

aku mencintaimu...
itu saja sudah cukup bagiku. tenang saja, aku tidak memintamu untuk membalas perasaanku. jiwaku masih menyimpan rasa mampu kesendirian yang sangat profesionnal.

untuk seseorang yang pernah sangat mencintaiku, namun aku belum bisa membalas perasaanku. mungkin maaf saja tidak cukup. tapi sungguh jika aku bisa mengakuinya, akhir akhir ini aku kembali memikirkanmu. jika ini adalah rasa bejat yang dimiliki oleh seorang wanita 18 tahun seperti aku. kuharap ini akan menjadi kebejatan yang terindah.

sungguhhh ini menyiksa batin...
tiap malam aku selalu mempunyai doa yang sama. akankah semua berjalan seperti yang aku mau, itu sudah tidak penting lagi. aku benar benar menikmati penyesalan ini.

bayanganmu selalu hadir dimanapun aktifitasku, sungguh ini luar biasaaaaa

Jika rasanya setengah hati, biarkanlah aku berlalu



Aku tak begitu mempunyai banyak waktu untuk chat,bm,line,wa ataupun yang lainnya. Aku juga tak sempat memberikan kesan kesan yang terkesan selalu menghabiskan waktu bersama. Namun aku akan datang ketika kau merasa begitu lelah, aku akan datang sebagai pelukan hangat yang menenangkan meskipun hanya sesaat.

Bagiku ada beberapa hal yang harus terlebih dahulu kupentingkan. Kau tau sejatuh apa dulu aku di masa laluku?  Itu semua karena aku terlalu dalam mencintai. Itulah alasanku untuk sangat berhati-hati dalam memilih pasangan sekarang. Banyak yang datang, tapi tak tahan melihat sikapku. Menurut mereka aku terlalu mengejar target-tujuan dan yang berbaur aktifitas kesibukanku. 

Oleh sebab itu, sebelum semuanya terlalu dalam, pikirkan lagilah jika ingin bersamaku. Karena kupastikan, aku tidak bisa selalu ada waktu buatmu. Dan kalaupun kau memaksa, aku yakin kau hanya tahan diawal saja, namun menyerah diakhir. Itulah yang kubenci!! Kandas ditengah jalan.

Mengapa aku katakan kau tidak tahan? Iya, karena aku pernah merasakannya.
dulu sebelum aku sesibuk sekarang, aku pernah mempunyai laki-laki yang jarang memberi kabar, cueknya minta ampun, namun aku sendiri yang memutuskannya dikarenakan aku tidak tahan. Namun sebenarnya, dibalik aku memilih mengakhiri hubungan kami kemarin, dikarenakan bukan hanya dia tidak mempunyai waktu, melainkan ada opsi opsi lain yang tidak bisa aku sebutkan. 

Mungkin kau akan menjadi hal kedua setelah impian dan citacita aku.
Akankah kau bersedia mengerti dan bersedia memberi batas kesabaran yang amat panjang untuk hal ini? Jika rasanya setengah hati, biarkanlah aku berlalu. Dan jika ini terlalu berlebihan, pergilahhh... toh jodoh tidak akan lari kemana.

hidup ini seperti hutan blantara yang penuh rimban-rimbun pohon



Aku yang sekarang adalah, tak ada hujan, tak ada harapan apalagi kerinduan. Sedikitpun dihatiku tak ada semangat lagi untuk menghabiskan waktu diluar. Aku hanya ingin dikamar sambil nge-icecream, dengar musik, sambil mengetik. Itu sungguh surga yang luar biasa. 

Menurutku hidup ini seperti hutan blantara yang penuh rimban-rimbun pohon. Aku lepaskan tali-tali yang lama terhubung pada banyak perasaan, hanya agar mereka yang lalu lalu tak kembali. Kalaupun yang baru datang kuharap tak seperti tali tali yang aku lepaskan itu. 

Langitpun bersedia menjadi saksi, betapa aku lebih menyenangi kesendian.
coba bayangkan, kau berada disuatu tempat yang tak ada orangnya, kau bebas melakukan apa saja yang kau sukai, tanpa harus memikirkan orang lain yang belum tentu mereka kembali memikirkanmu. Tapi bukan hutan yang aku maksud.


Jika kau pernah menonton twilight saga and the moon, kau pasti tau latar seperti apa yang aku maksud.
Kadang aku berfikir, kapan aku bisa menjauh dari lokasi yang aku jalani sekarang. Aku terlalu bosan. Aku butuh suasana baru. Imajinasiku selalu kalah oleh sekitarku yang selalu memancing aku untuk emosi dan tidak bisa berfikir realistis.

Jumat, 10 Juni 2016

Mungkin cintaku datangnya terlambat (LINDA)



Bahagia itu omong kosong. Pacaran menuju kualitas baik itu hanya kalimat bodoh. Aku tidak berkata aku benar, hanya saja aku berkata sesuai apa yang aku rasakan. Rasanya cinta itu gada nikmat nikmatnya. Akusih berusaha menelusuri kebagiaan yang kata orang itu penuh makna cinta. Tapi belum kutemukan juga. Apa mungkin mereka semua yang berkata gitu telah menipuku? Lalu bagaimana dengan pujangga pujangga cinta? Apa mereka bekerja diatas suatu kebohongan?

Beberapa orang memilih mati pada cintanya, sisanya memilih gila, kemudian lainnya berpura pura waras. Sementara aku? aku juga masih belum bisa melepaskan rasa bersalahku padamu. Sosok lakilaki dengan jiwa yang sempurna menurutku, datang kedalam hidupku, memberi arti dengan jangka waktu lama. 

Aku masih ingat, kalau aku menjadi satu satunya alasan kau tersenyum ketika kau bangun dipagi hari, semua yang aku lakukan menjadi suatu kepentingan yang harus kau ketahui. Apa yang aku suka, sudah menjadi otomatis kau sukai juga. Dan kau menjadi penuh khawatir jika aku lama pulang atau tak berkabar.


Aku egois...
iya aku egois, aku mengira kau selalu punya batas kesabaran untukku karena nkutau kau memiliki cinta yang luar biasa untukku, sehingga apapapun yang aku lakukan tak akan membuatmu marah ataupun jenuh.
Aku bukan tidak mencintaimu kemarin, hanya saja aku bosan...

aku butuh suasana yang lebih hidup lagi. Bukan melulu soal dirimu, telfonan, line,bm,chat dan apalah itu namanya. Aku ingin lebih dari itu, tapi aku juga gatau cara mengungkapkannya, kuharap kau mengerti.
Tapi demi apapun, aku sungguh menyesalinya, Lihatlah sekarang waktu mengalir begitu cepat. 

Sekarang barulah aku tersadar jika kau memang sosok lakilaki yang aku cari sekaligus aku butuhkan.
Mungkin cintaku datangnya terlambat, tapi entah kenapa rasa nyaman yang dulu tumbuh bisa pudar dan kemudian kembali lagi dengan keadaan yang lebih merekah? Aku frustasi....

Setiap kali aku merasa kosong, aku harap tak seorang pun datang untuk memperbaikiku, kuharap kau tau alasannya.aku berjudi dengan perasaan.

Aku masih ingat betul, dimana aku...
Selalu mencari kesalahanmu, semata hanya untuk menjadikan alasan yang kuat agar tak lagi kau pertanyakan padaku tentang ini itu atau apalah, yang membuat percakapan menjadi panjang. Karena aku ingin mempersingkat percakapan kita sesingkat mungkin. Dan hanya karena ingin menjauh darimu, aku perlahan hilang diam dan bersikap dingin , aku juga menghindar tuk bertemu denganmu atau pun bertegur sapa lewat pesan

Itu aku yang dulu, aku si tukang merajukmu, aku si LINDA LUSIANA kemarin bukan hanya merajuk, namun menghindar sekaligus menjauh perlahan. 

Tak mengapa jika kau berkata aku jahat, dimana aku dulu mencampakkanmu namun sekarang merasakan penyesalan. Tenanglah disitu, aku tak memaksamu untuk mengembalikan masa masa kita yang dulu, meskipun sebenarnya jauh dilubuk hatiku yang paling dalam, aku ingin. Aku hanya ingin memberitahumu, rasa kadaluarsa yang dulu, kini telah diproduksi kembali, dan semua itu karena waktu. Waktu yang tega mempermainkan. 

Dari aku si linda yang pernah menjadi bagian terpenting dihidupmu,
aku ingin bertanya, apa kabarmu sekarang(?) 

hehehe aku maasih menunggu dalam beberapa arti, Dan jika sudah waktunya, dalam ingatan paling kuat pun kau akan tetap terlupakan. Tunggu saja waktunya, jangan memaksaku melupakanmu.. 

Hidupmu harus bahagia, jika aku pernah merusak bahagiamu, leaskanlah aku untuk seseorang yang akan kau temukan nanti di kebahagiaanmu selanjutnya. Tenanglah, kesedihanku sesungguhnya punya kekuatan, aku juga sering membaca ulang chat history kita yang dulu, demi melunaskan hutang ke-tegaanku padamu dulu.
Untuk kesekian kalinya adalah kamu, seseorang yang selalu kuceritakan pada mereka(sahabatku), walau sesekali mereka bosan mendengar cerita yang selalu sama. Air mataku pun tetap masih tema yang sama.
Semoga dengan bertahan di kesendirian ini, akan menyadarkanmu...

entah sampai musim keberapa, kupastikan perasaanku tetap sama, kalaupun berubah, kau akan tetap menjadi kenangan yang sulit dilupakan. Seseorang yang pernah sangat memperjuangkanku, namun aku menyia nyiakanmu.


dari aku yang cintanya datang terlambat
Linda 

#request by linda(korban penyesalan alias cinta datang terlambat)