Haii.. how are u in there?
Diam diam kau menyimpan ragu didamu, kian hari kian
bertambah. Hingga saat semuanya sudah bertumpuk, kau membuat hatiku patah. Dan
pada batin kecilku yang merintih, aku menjerit. Aku terlalu mencintaimu
diam-diam. Tiap malam aku punya doa yang sama, agar suau saat aku bisa
memilikimu dalam nyata.
Aku tau kau juga pernah menyatakan sesuatu ikatan padaku,
sebut saja itu cinta. Namun dari dulu sampai sekarang, aku masih yohana yang
sama, hingga membuat aku melakukan segala cara agar seseorang yang menyatakan cintapadaku,
meng-arahkan sedalam apa dia jatuh cinta padaku, karna aku bukanlah tipe yang
masih ingin mencoba coba. Seperti kata orang yang masih belum punya tujuan,
menjawab cinta seseorang “kita jalani saja dulu” dan aku bukanlah seperti
itu...
Banyak sudah cinta yang kulewatkan, karena permasalahan itu
tadi. Mereka menyatakan suatu ikatan padaku, hanya karena aku mengatakan “belum
waktunya” atau aku masih suka menghindar,
mereka langsung pergi, dan selang beberapa hari sudah ada orang lain.
Itukah lakilaki yang ingin berkomitmen denganku? Haha padahal aku nyaman kok,
tapi untung saja aku hanya sekedar nyaman, bukan cinta.
Dan terlebih aku ingin bercerita tentang seorang pria yang
sekarang masih ada dalam khayalan pikiranku setiap hari, bahkan selalu
mengganggu aktifitasku. Beban ini benar-benar mengelugutiku, atau tepatnya
membunuhku secara perlahan. I don’t know how i can explain this!!!!!!!!! Pria
ini adalah pria yang suka bertengkar denganku, pria yang suka mencari masalah
denganku, dan pria yang suka membuat aku marah dalam hati kalau sedang
menstalkernya. Very xoxo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar